 | Navigation |  | | | Navigate through our site | | |  | Sponsored Links |  | | | Some words from our sponsors | |  | Our Networks |  | | | Our sister websites | |  | Welcome, Unregistered. |  | | | Member Panel | | | | | Feedback Kritik dan saran untuk kemajuan Komunitas Untuk Semua, termasuk bug/error yang ditemukan silakan dilaporkan di forum ini |  |  17 April 2007, 01:22 AM | | Junior Member | | Join Date: April 2007 Posts: 1 Rep Power: 0 | | IPDN dari kacamata seorang warga jatinangor Saya yang tinggal di jatinangor selama 3 tahun sebenarnya masih ngak begitu tahu hal2 yang dilakukan di dalam kampus tersebut, pertama saya datang saya pikir itu seperti kampus biasa, ternyata setelah beberapa lama saya baru tahu kalau mereka para praja hanya boleh tinggal di asrama didalam kampus dan rata2 hanya boleh keluar area kampus pada hari sabtu minggu. setelah itu melihat kejadian pengananiyaan yang pertama di tv saya agak tahu ttg kegiatan didalam kampus tsb. lalu selama 3 tahun saya tinggal di jatinangor, saya melihat mereka para praja seperti melihat orang asing, orang yang berbeda dengan orang2 disekitarnya, mereka seperti robot, yang tidak pernah ketawa , tidak pernah bercanda, tidak pernah menyapa, intinya rata2 cuek dan tidak sesopan orang indonesia. ada apa ini? setelah tau sedikit demi sedikit, ternyata sifat2 mereka itu bukan salah mereka, bukan bawaaan dari budaya mereka yang terdiri dari berbagai suku bangsa, bukan salah didikan ortu mereka jg, ternyata setelah mereka masuk IPDN, hidup mereka tidak sama atau lebih layak daripada seorang tahanan, seorang tahanan masih boleh ketawa, masih boleh menatap orang lain seenaknya, masih boleh ngobrol dgn sipir atau teman senasibnya, tapi praja2 IPDN ini, ketawa sedikit dihajar seniornya, salah sedikit dihajar seniornya... lama kelamaan ya akhirnya mereka menjadi seperti robot yang berbeda dgn manusia sekitarnya, dan BENAR yang dikatakan media, kalau IPDN bagai kerajaan yang berdiri dan mempunyai batasan lingkungan sendiri. utk mahasiswa IPDN tingkat akhir, atau kalau ndak salah disebut nindya, mereka sudah ramah2, sudah mulai menyerupai masyarakat diluar IPDN, kenapa? ya karena mereka sudah senior, mereka ketawa jg gak ada yg marahin, mereka udah gak digebukin lagi. jadi sebenarnya kasus pengananiyaan itu ada lah puncak masalah dari IPDN, masalah2 kecil lainnya ya spt yang saya sebut tadi, mereka berbeda, mereka spt robot. sayangnya yang terkuak di media hanya kasus pengananiyaan saja, dan gara2 itu orang2 membenci IPDN, padahal yang menjadi korban adalah anak IPDN juga, jadi siapa yang seharusnya dibenci? saya kadang benci sama sikap2 mereka yang saya sebut tadi, tapi untung saya ingat bahwa mereka begitu karena sistem di IPDN yang salah!. jadi kalo bisa media jangan cuman menampilkan pengananiyaannya saja, tapi menampilkan masalah 2 lainnya yang kecil tapi penting juga. saran saya tentang penyelesaian kasus IPDN ini adalah : 1. tidak ada senioritas di IPDN , 2. Bebaskan mereka utk tinggal diluar area IPDN, agar mereka terbebas dari ancaman dan perlakuan kasar seniornya ketika di jam luar kuliah. 3. ketika tidak ada kuliah, bebaskan mereka utk keluar dari kampus agar bisa bersosialiasi dengan masyarakat sekitar , 4. perbanyak kegiatan di luar kuliah dgn kegiatan pengabdian masyarakat krn nantinya mereka akan mengabdi kepada masyarakat jg khan? 5. soal seragam, boleh jg diganti dgn seragam yang tidak terlalu bergaya militer , tanpa pangkat!!! , mungkin dibuat seperti seragam pegawai negeri sajah! toh nanti mereka jadi pegawai negeri khan? bukan jadi tentara! saya rasa itu saja sumbang info dan saran dari saya salah seorang warga jatinangor.. semoga sedikit membantu utk penyelesaian masalah ini |  17 April 2007, 11:26 AM |  | Senior Member | | Join Date: February 2007 Location: Sligo, Bukharest, and Miami, Zamber Posts: 2,026 Rep Power: 4 | | IPDN itu di Sumedang apa Jatinangor, sih?? |  17 April 2007, 02:35 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2006 Location: di goa Posts: 10,450 Rep Power: 13 | | Quote: | Originally Posted by Nada_Egan IPDN itu di Sumedang apa Jatinangor, sih?? | di sumedang daerah jatinangor daerah perbukitan gitu  __________________ yang baca ... sapi  |  17 April 2007, 02:40 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2006 Location: di goa Posts: 10,450 Rep Power: 13 | | Quote: | Originally Posted by wong_jatinangor Saya yang tinggal di jatinangor selama 3 tahun sebenarnya masih ngak begitu tahu hal2 yang dilakukan di dalam kampus tersebut, pertama saya datang saya pikir itu seperti kampus biasa, ternyata setelah beberapa lama saya baru tahu kalau mereka para praja hanya boleh tinggal di asrama didalam kampus dan rata2 hanya boleh keluar area kampus pada hari sabtu minggu. setelah itu melihat kejadian pengananiyaan yang pertama di tv saya agak tahu ttg kegiatan didalam kampus tsb. lalu selama 3 tahun saya tinggal di jatinangor, saya melihat mereka para praja seperti melihat orang asing, orang yang berbeda dengan orang2 disekitarnya, mereka seperti robot, yang tidak pernah ketawa , tidak pernah bercanda, tidak pernah menyapa, intinya rata2 cuek dan tidak sesopan orang indonesia. ada apa ini? setelah tau sedikit demi sedikit, ternyata sifat2 mereka itu bukan salah mereka, bukan bawaaan dari budaya mereka yang terdiri dari berbagai suku bangsa, bukan salah didikan ortu mereka jg, ternyata setelah mereka masuk IPDN, hidup mereka tidak sama atau lebih layak daripada seorang tahanan, seorang tahanan masih boleh ketawa, masih boleh menatap orang lain seenaknya, masih boleh ngobrol dgn sipir atau teman senasibnya, tapi praja2 IPDN ini, ketawa sedikit dihajar seniornya, salah sedikit dihajar seniornya... lama kelamaan ya akhirnya mereka menjadi seperti robot yang berbeda dgn manusia sekitarnya, dan BENAR yang dikatakan media, kalau IPDN bagai kerajaan yang berdiri dan mempunyai batasan lingkungan sendiri. utk mahasiswa IPDN tingkat akhir, atau kalau ndak salah disebut nindya, mereka sudah ramah2, sudah mulai menyerupai masyarakat diluar IPDN, kenapa? ya karena mereka sudah senior, mereka ketawa jg gak ada yg marahin, mereka udah gak digebukin lagi. jadi sebenarnya kasus pengananiyaan itu ada lah puncak masalah dari IPDN, masalah2 kecil lainnya ya spt yang saya sebut tadi, mereka berbeda, mereka spt robot. sayangnya yang terkuak di media hanya kasus pengananiyaan saja, dan gara2 itu orang2 membenci IPDN, padahal yang menjadi korban adalah anak IPDN juga, jadi siapa yang seharusnya dibenci? saya kadang benci sama sikap2 mereka yang saya sebut tadi, tapi untung saya ingat bahwa mereka begitu karena sistem di IPDN yang salah!. jadi kalo bisa media jangan cuman menampilkan pengananiyaannya saja, tapi menampilkan masalah 2 lainnya yang kecil tapi penting juga. saran saya tentang penyelesaian kasus IPDN ini adalah : 1. tidak ada senioritas di IPDN , 2. Bebaskan mereka utk tinggal diluar area IPDN, agar mereka terbebas dari ancaman dan perlakuan kasar seniornya ketika di jam luar kuliah. 3. ketika tidak ada kuliah, bebaskan mereka utk keluar dari kampus agar bisa bersosialiasi dengan masyarakat sekitar , 4. perbanyak kegiatan di luar kuliah dgn kegiatan pengabdian masyarakat krn nantinya mereka akan mengabdi kepada masyarakat jg khan? 5. soal seragam, boleh jg diganti dgn seragam yang tidak terlalu bergaya militer , tanpa pangkat!!! , mungkin dibuat seperti seragam pegawai negeri sajah! toh nanti mereka jadi pegawai negeri khan? bukan jadi tentara! saya rasa itu saja sumbang info dan saran dari saya salah seorang warga jatinangor.. semoga sedikit membantu utk penyelesaian masalah ini | lebih parah dari tentara yah, om  __________________ yang baca ... sapi  |  17 April 2007, 04:10 PM |  | Senior Member | | Join Date: January 2006 Posts: 7,793 Rep Power: 10 | | Quote: | Originally Posted by pokip lebih parah dari tentara yah, om  | mendingan jadi tentara aja kalo gitu..... lebih jelas nasibnya...  __________________ . . akan menjadi kebunku Seorang sahabat sejati akan menjadi duniaku . . |  17 April 2007, 05:06 PM |  | Senior Member | | Join Date: February 2007 Location: Sligo, Bukharest, and Miami, Zamber Posts: 2,026 Rep Power: 4 | | lebih jelas gimana maksudnya, ray?? |  17 April 2007, 08:12 PM |  | Senior Member | | Join Date: February 2006 Location: Blizt Posts: 378 Rep Power: 3 | | mungkin kalo tentara masih bisa santai bwat semua murid bukan senior aja.............................................. trus di akabri masih manusiawi....... |  17 April 2007, 08:13 PM |  | Senior Member | | Join Date: February 2006 Location: Blizt Posts: 378 Rep Power: 3 | | dasn lebih terbuka dan masuk akal.......... |  23 April 2007, 03:44 PM |  | Senior Member | | Join Date: March 2007 Location: no maden Posts: 6,376 Rep Power: 8 | | Quote: | Originally Posted by Macaulay dasn lebih terbuka dan masuk akal.......... | mending gak dua duanya !!!!!!!!!!!!!!!!!!!! __________________ WITH OR WITHOUT YOU...!!! |  23 April 2007, 10:26 PM | | Senior Member | | Join Date: February 2007 Posts: 374 Rep Power: 2 | | klo dari kacamata saya ga kliatan sama sekali .. cuma item doank .. |  25 April 2007, 10:25 PM | | Junior Member | | Join Date: April 2007 Location: jakarta utara---bekasi---jakarta utara Posts: 2 Rep Power: 0 | | gak tau deh |  26 April 2007, 02:09 PM |  | Senior Member | | Join Date: February 2006 Location: Blizt Posts: 378 Rep Power: 3 | | | | Thread Tools | | | | Display Modes | Linear Mode | Posting Rules | You may not post new threads You may not post replies You may not post attachments You may not edit your posts HTML code is Off | | | All times are GMT +8. The time now is 08:26 AM. Powered by vBulletin®, Copyright ©2000-2008, Jelsoft Enterprises Ltd. |  |