 | Navigation |  | | | Navigate through our site | | |  | Sponsored Links |  | | | Some words from our sponsors | |  | Our Networks |  | | | Our sister websites | |  | Welcome, Unregistered. |  | | | Member Panel | | | | | The Lounge Diskusi dengan topik bebas (selain kategori yang ada). Mohon tetap menjaga kesopanan dalam diskusi. Posting yang menyinggung SARA atau beriklan serta mempromosikan produk akan dihapus serta account dinon-aktifkan! |  | |  17 June 2008, 10:49 PM |  | Senior Member | | Join Date: May 2006 Posts: 755 Rep Power: 3 | | Quote: Originally Posted by dias_erwe @momento, yg saya bolb blm kamu komnetari lho. tak tunggu yah. makasih. | (^_^) salam damai ya, ini masalah keyakinan ya,memang setiap manusia punya hak untuk menentuan tujuan dan siapa yang dipilih untuk menuntunnya dalam perjalanan hidup ini, seperti kita umat islam yang merima baginda nabi sebagai penuntun kita, namun jangan lupa sobat,"berhak memilih siapa yang diikuti" adalah hak dasar manusia, nah terserah dia mau mengikuti siapa adalah hak dia yang wajib kita hormati, sebagai mana kita juga ingin orang menghormati kita. tak perlu kita mengambil perbandingan dan pem banding dari orang lain, rasakan dahulu, bayangkan jika kejadian itu terjadi pada kita, nah bagai mana ketika hak kita di injak-injak orang lain ,bila sakitm itu juga yang dirasakan orang. bagi saya tak peduli apa agama, apa warna kulitnya ,dari bangsa apa ia, manusia adalah saudara, jika tidak untuk apa kita ada dimuka bumi ini,dibekali dengan hati dan peraaaan. damai selalu |  17 June 2008, 10:51 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Mo nambah berita dulu yah..penting soalnya buat tmn2...klo nunggu 2 minggu lagi takut ad yg tmn2 yg terpengaruh... __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:52 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Al Quran Bukan Novel Perlu diketahui bahwa al-Quran sebelum diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw, ia telah ada di lauhil Mahfudz berupa satu kitab utuh, dimana Allah menjelaskan bahwa al-Quran yang ada dilauhil mahfudz itu tidak bisa disentuh kecuali oleh hamba-hamba Allah yang dimuliakan (para Malaikat). Dalam surat al-Waqi’ah: 77-79 : dan (ini) sesungguhnya al-Quran yang sangat mulia, dalam kitab yang terpelihara (lauh mahfudz), tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan). Artinya al-Quran telah ada dilauhid mahfudz berupa satu kitab yang utuh, lengkap dengan susunan surat dan ayatnya. __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:53 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Dari lauh mahfudz, al-Quran diturunkan ke langit dunia (baitul izzah) berupa satu kitab utuh, pada bulan Ramadhan di malam yang penuh berkah atau malam lailatul Qadar, sebagaimana dalam firman Allah: -Bulan Ramadhan adalah bulan dimana di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia, dan penjelasan-penjelasan bagi petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang bathil) (QS.2:185) -Sesungguhnya Kami turunkan al-Quran pada malam lailatul qadar (QS.al-Qadr:1) - Sesungguhnya Kami turunkan al-Quran pada malam yang penuh berkah (QS. Ad-Dukhan:3) __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:53 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Kemudian dari langit dunia, diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw melalui perantara malaikat Jibril secara berangsur, selama kurang lebih 23 th, sesuai dengan kondisi, keadaan yang menyertainya, atau yang biasa disebut sebagai asbab nuzul (sebab-sebab yang melatar belakangi turunnya ayat). Bisa dikatakan, turunnya ayat atau surat al-Quran kepada Nabi Muhammad dengan adanya asbab nuzul, itu adalah teknis yang digunakan oleh Allah Swt untuk bisa lebih dipahami oleh manusia. Jika seandainya tidak ada asbab nuzul yang menyertainya, sungguh al-Quran sudah ada dalam bentuk satu kitab yang utuh, lengkap dengan urutan surat dan ayatnya. Akan tetapi, Karena turunnya ayat berdasarkan sebab yang menyertainya, maka turunnya ayat tidak berurutan. __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:53 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Kemudian yang menjadi pertanyaan, bagaimana ayat-ayat tersebut bisa tersusun seperti yang ada dalam mushaf sekarang ini? __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:54 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Para ulama’ Islam, dari kalangan sahabat yang merupakan generasi pertama atau yang menyaksikan turunnya wahyu, dan para tabi’in serta ulama’ Islam berikutnya, sepakat bahwa peletakan urutan ayat adalah bersifat tauqify (hak mutlak Allah Swt), tidak ada campur tangan manusia disana. Rasulullah Saw memerintahkan kepada sekretarisnya untuk meletakkan ayat tertentu pada surat tertentu, atau setelah ayat tertentu, sesuai dengan arahan dari malaikat Jibril (sang penyampai wahyu). Hal itu berdasarkan sebuah hadits dari Usman bin Abi al-Ash berkata: suatu ketika aku duduk disisi Rasulullah Saw, tiba-tiba beliau mengarahkan pandangannya, setelah itu kemudian beliu berkata: Jibril telah datang kepadaku, dan memerintahkanku untuk meletakkan ayat ini dalam surat ini (Innallaha ya’muru bil’adli wal ihsaani wa iitaaidzil qurbaa (QS. An-Nahl:90)) sampai ayat selanjutnya. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang hasan. __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:54 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Hakim dalam kitab shahihnya ”al-mustadrak”: bahwa Rasulullah Saw menyuruh kepada penulis wahyu untuk meletakkan ayat tertentu pada surat tertentu, atau ayat tertentu setelah ayat tertentu yang membicarakan tentang masalah tertentu. __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:55 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Dan apa yang dilakukan oleh Usman bin Affan, adalah sebagai bentuk Ijtihad beliau yang bukan berdasarkan hawa nafsu atau faktor politik seperti yang di lontarkan oleh para orentalis dalam menyebarkan syubhat terhadap validitas al-Quran, melainkan berdasarkan apa yang datang dari Rasulullah Saw. Dimana beliau mengumpulkan sahabat-sahabat senior, para penghafal al-Quran, sehingga secara mutawatir tidak mungkin terjadi kesalahan, dan usaha Usman tersebut di dukung oleh semua sahabat yang ada kala itu, sehingga menjadi sebuah Ijma’ (konsensus). Tidak ada satu sahabatpun yang menentang. Tidak ada perubahan dalam susunan ayat, sampai ayat yang mansukh secara hukumpun tetap di tuliskan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Ibnu Zubair berkata kepada Usman: ayat ”walladziina yutawaffauna minkum wa yadzaruuna azwaajan” (QS.2:224) telah dihapus dengan ayat lain, kenapa engkau masih menuliskannya? Maka Usman menjawab: wahai anak saudaraku, aku tidak akan merubah apapun dari tempatnya -sebagaimana aslinya-. Hal ini menunjukkan bahwa susunan ayat adalah tauqify, bukan rekayasa manusia. __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:55 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Adapun mengenai kesan bahwa ayat al-Quran tidak sistematis, karena susunan ayatnya acak-acakkan, dimana seolah-olah antara satu ayat dengan ayat lainnya tidak ada korelasi yang dengan alasan itu, kemudian membuat tuduhan bahwa Usman telah melakukan kesalahan dalam petelakan ayat, adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Hal itu terbantah dengan riwayat yang menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Usman dalam pengumpulan al-Quran sesuai dengan apa yang diterima oleh Rasulullah Saw, hal itu disaksikan oleh para sahabat senior, para penghafal al-Quran, lembaran-lembaran yang ada pada sahabat, sehingga secara mutawatir tidak mungkin terjadi kesalahan. __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:58 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Kesan bahwa ayat alquran acak-acakan, itu hanyalah kesan dan penilaian manusia belaka karena dalam melihat al-Quran menggunakan standar yang dipakai oleh umumnya manusia saat ini dalam menulis karya tulis, karya ilmiah dan yang serupa dengan itu. Sedangkan al-Quran bukanlah karya ilmiyah, ia bukan desertasi doktoral, ia bukan novel, akan tetapi ia adalah wahyu dan kalamullah, sehigga karakternya berbeda dengan karya-karya manusia. al-Quran memang diturunkan untuk manusia, sehingga ia harus sesuai dengan kondisi manusia, bisa dicerna akal manusia, karena tidak mungkin Allah memerintahkan sesuatu kepada hambanya diluar dari kemampuannya. __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:58 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Kalaupun ada yang sulit diterima oleh akal dan logika manusia, bukan berarti Alquran tidak masuk akal dan tidak rasional. Akan tetapi, manusialah yang tidak mampu mencerna dan memahami maksud-maksud Alquran. Namun, bagi mereka yang mempelajari Alquran secara objektif, mendalam, dan dengan pikiran yang jernih, ia akan mampu menangkap rahasia dan hikmah di balik susunan ayat dan surat Alquran tersebut. Dalam hal ini, Anda bisa membaca misalnya kitab Nazhm al-Durar karya al-Biqâ’i. Dengan indah dan menakjubkan beliau menyingkap korelasi dan hubungan antara satu ayat dengan ayat lain serta satu surat dengan surat berikutnya __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:59 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Sementara, lontaran-lontaran bahwa ayat Alquran acak-acakan, adalah syubhat-syubhat yang di buat oleh para orientalis, liberalis, sama sekali tidak berdasar. Ia tidak lain hanya dimaksudkan untuk membuat ragu kaum muslimin terhadap validitas dan otentitas al-Quran. Sebenarnya tujuan besarnya bukan hanya menimbulkan keraguan dikalangan kaum muslimin dengan melontarkan syubhat-syubhat yang dibungkus dengan rasionalitas, liberalitas dalam berfikir, akan tetapi lebih dari itu, adalah mendustakan Rasulullah dan ajarannya yang datang dari Allah Swt. __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:59 PM |  | Senior Member | | Join Date: April 2005 Location: Oil City Posts: 3,891 Rep Power: 7 | | Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua. Wallahu a’lam bish-shawab. Wassalamu alaikum wr.wb. __________________ Awas bahaya Kaum Islam Liberal n Kapitalis.... |  17 June 2008, 10:59 PM |  | Senior Member | | Join Date: May 2006 Posts: 755 Rep Power: 3 | | Quote: Originally Posted by Andree_22 ah maca cih....yg jelas manusia yg buat kapal pertama adalah nabi nuh,orang Islam bukan....secara logika ga mungkin nabi nuh membuat bahtera yg mampu menampung hewan sejagat berpasang2 tanpa perhitungan,matematika bukan.....yah minimal 1+1....  | (^_^) salam damai nah , ini dia,memajukan alasan yang menarik,diman ada penjelasan bahwa nabi Nuh orang pertama yang membuat kapal, dari dalam Alqur,an? ha yaitu kalo kurang baca akhirnya maju terus tampa liat kanan kiri, nabi Nuh bukan orang pertama yang membuat kapal,kemudian hewan sepasang-sepasang itu bukan nabi Nuh yang mengumpulakn namun mereka datang menghadap nabi Nuh atas perintah Allah, di Algur'an cerita tentang bahtera Nuh itu sedikit lebih sedikit dari pada yang diceritakan dalam kitab kejadian (genesis).baca dong sekali-sekali sumber yang lain. damai selalu (^_^) |  17 June 2008, 11:09 PM |  | Senior Member | | Join Date: May 2006 Posts: 755 Rep Power: 3 | | Quote: Originally Posted by Andree_22 Kalaupun ada yang sulit diterima oleh akal dan logika manusia, bukan berarti Alquran tidak masuk akal dan tidak rasional. Akan tetapi, manusialah yang tidak mampu mencerna dan memahami maksud-maksud Alquran. Namun, bagi mereka yang mempelajari Alquran secara objektif, mendalam, dan dengan pikiran yang jernih, ia akan mampu menangkap rahasia dan hikmah di balik susunan ayat dan surat Alquran tersebut. Dalam hal ini, Anda bisa membaca misalnya kitab Nazhm al-Durar karya al-Biqâ’i. Dengan indah dan menakjubkan beliau menyingkap korelasi dan hubungan antara satu ayat dengan ayat lain serta satu surat dengan surat berikutnya | (^_^) salam damai nah ini dia, Alqur'an bagi saya adalah melampaui akal manusia( yang jelas akal saya), sebab di bukan produk manusia, bagi saya Alqur'an adalah mutlak misteri Ilahi, usaha manusia menjelaskan Alqur'an adalah meraba-raba dan mengira-ngira,Alqur'an adalah kode rahasia yang luar biasa yang kode itu mampu menyesuaikan dengan segala Zaman, namun tergantung dari penterjemah kode tersebut. makanya saya sangat berhati-hati untuk tidak membawa-bawa Algur'an atau mengutipnya,walau itu kutipan berasal dari ulama besar, takut ketololan dan kegoblokan saya bikin kekacauan. damai selalu (^_^) |  17 June 2008, 11:13 PM |  | Senior Member | | Join Date: May 2006 Posts: 755 Rep Power: 3 | | Quote: Originally Posted by Andree_22 Dan apa yang dilakukan oleh Usman bin Affan, adalah sebagai bentuk Ijtihad beliau yang bukan berdasarkan hawa nafsu atau faktor politik seperti yang di lontarkan oleh para orentalis dalam menyebarkan syubhat terhadap validitas al-Quran, melainkan berdasarkan apa yang datang dari Rasulullah Saw. Dimana beliau mengumpulkan sahabat-sahabat senior, para penghafal al-Quran, sehingga secara mutawatir tidak mungkin terjadi kesalahan, dan usaha Usman tersebut di dukung oleh semua sahabat yang ada kala itu, sehingga menjadi sebuah Ijma’ (konsensus). Tidak ada satu sahabatpun yang menentang. Tidak ada perubahan dalam susunan ayat, sampai ayat yang mansukh secara hukumpun tetap di tuliskan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Ibnu Zubair berkata kepada Usman: ayat ”walladziina yutawaffauna minkum wa yadzaruuna azwaajan” (QS.2:224) telah dihapus dengan ayat lain, kenapa engkau masih menuliskannya? Maka Usman menjawab: wahai anak saudaraku, aku tidak akan merubah apapun dari tempatnya -sebagaimana aslinya-. Hal ini menunjukkan bahwa susunan ayat adalah tauqify, bukan rekayasa manusia. | (^_^) salam damai kekacauan itu terjadi bukan karena zaman khalifah usman, namun ketika zaman bani ummayah berkuasa, karena saat itu Alqur,an dipakai sebagai pembenaran tidakan-tindakan mereka yang sebenarnya malah bertentangan dengan Alqur'an.jangn lupa kelompok inilah yang membunuh khalifah Ali,yang juga memakai Alqur'an sebagai kedok untuk berdamai. damai selalu (^_^) |  17 June 2008, 11:50 PM |  | Senior Member | | Join Date: May 2006 Posts: 755 Rep Power: 3 | | Quote: Originally Posted by fadliozora hmmm agaknya bagi orang-orang awam kayak gw... diskusi tentang ahmadiyah gak kan ketemu titik terang...sebagai solusi.... sudahlah kawaan menghormati diri dan orng lain...bahkan agama kita itu lebih penting.... kemurnian Islam Harus dijaga...seutuhnya...dalam diriku amat skit hati adanya kaum yang beranggapan ada nabi baru dan kitab suci baru.... entah itu propaganda atau apapun..yang jelas perang hanya bisa dilakukan jika benar benar sudah gawat....namun kita juga hrs hormat pada pemerintah kita yang terkadang kurang tanggap ini.... teman....janganlah berselisih atas apa yang belum kalian ketahui benar seluk beluknya...apalagi membanggakan diri... Kenapa kita tidAK ganti Topik dengan menceritakan keindahan Agama....  | (^_^) salam damai yo, daku 100% setuju bro 100% setuju (^_^) damai selalu |  17 June 2008, 11:55 PM |  | Senior Member | | Join Date: May 2006 Posts: 755 Rep Power: 3 | | Quote: Originally Posted by wall_hasil soal adanya manusia mngaku nb baru..kan sdh tercatat toh dlm alquran n hadits2 yg mngatakan itu adalh sbgian dr tanda2 kiamat dan akan bermunculan hal2 aneh lainnya, lagi lagi dan lagi | (^_^) salam damai kiamat bagi daku adalah ketika hati ini mati ketika daku tertawa saat insan lain menderita ketika membenarkan penidasan karena mayoritas lebih mersa benar ketimbang minoritas. kiamat bagi daku adalah saat batin ini tidak bisa lagi memandang kebaikan dan kasih orang sebagai bukti cinta Tuhan kepadaku. kiamat bagiku ketika nurani ini tak mampu lagi merasakan damainya kehidupan dan indahnya kebersamaan. damai selalu (^_^) |  18 June 2008, 10:01 AM |  | Senior Member | | Join Date: July 2007 Location: di kota sederhana yg aman, nyaman, dan damai Posts: 2,935 Rep Power: 4 | | Quote: Originally Posted by momento_mori (^_^) salam damai ya, ini masalah keyakinan ya,memang setiap manusia punya hak untuk menentuan tujuan dan siapa yang dipilih untuk menuntunnya dalam perjalanan hidup ini, seperti kita umat islam yang merima baginda nabi sebagai penuntun kita, namun jangan lupa sobat,"berhak memilih siapa yang diikuti" adalah hak dasar manusia, nah terserah dia mau mengikuti siapa adalah hak dia yang wajib kita hormati, sebagai mana kita juga ingin orang menghormati kita. tak perlu kita mengambil perbandingan dan pem banding dari orang lain, rasakan dahulu, bayangkan jika kejadian itu terjadi pada kita, nah bagai mana ketika hak kita di injak-injak orang lain ,bila sakitm itu juga yang dirasakan orang. bagi saya tak peduli apa agama, apa warna kulitnya ,dari bangsa apa ia, manusia adalah saudara, jika tidak untuk apa kita ada dimuka bumi ini,dibekali dengan hati dan peraaaan. damai selalu | intinya adalah....apakah kamu sebagai penganut suatu agama tidak menjaga kemurnian agama yg kamu anut?. sekali lagi ini bukan masalah kebebasan, toleransi, dan hormati agama lain. ini adalah penyimpangan ajaran suatu agama.  __________________ keep ur nationalism | | Thread Tools | | | | Display Modes | Linear Mode | Posting Rules | You may not post new threads You may not post replies You may not post attachments You may not edit your posts HTML code is Off | | | All times are GMT +8. The time now is 08:13 AM. Powered by vBulletin® Copyright ©2000-2008, Jelsoft Enterprises Ltd. |  |