kalau Fimlm Hollywood bikin :
The Mask ( jim carey ) ...maka Indonesia bikin : Topeng.
Beauty aand the beaast ...."si cantik dan sibruk rupa"
Chuccky......"Disini ada setan"....
dan masih banyak laagi deeh..ada yg ngikutin meteor garden dll.
Tapi anehnya..udah bikin sinetronnya pada jelek menjual formula : jual mimpi,mistik,kekerasan,konsumerisme , produsernya itu2 juga....tapi kok ada yg beli......ini artinya kita semua , kurang cerdas !!!!

..mau aja dibohongn.....
gw pernah bikin ilustrasi cerita tentang produksi sinetron di Indonesia :
Judul sinetron "Buruan cium (maaf) Pantat gue !!!!" pemain : Pamela Anderson, Jim Carey.
Alkisah ada seorang tunawisma sedang tertidur disebuah halte. Dalam tidurnya itu, ia bermimpi sebagai orang kaya yang berprofesi sebagai seorang produser sinetron.
Suatu hari siproduser ingin mencari istri baru, maka dari itu ia mengcasting beberapa wanita-wanita cantik nan sexy untuk dijadikan pemeran utama disinetronnya, ehm ...sekaligus pedekate untuk mendapatkan apa yang dicitakannya.
Setelah casting selesai, siproduser mencari sutradara dan penulis skenario yang tak lain adalah kawan dekatnya. "Eh, friend !.Elo pada bisa gak nyutradarain sinetron gue ?!"..."bisa !, kenapa nggak !...kita-kita kan jago menghayal!" sambut temannya yang penggangguran itu dengan antusias.
Yah udah !...elo syafei, gue kasih duit 100 juta per episode , gue gak mau tahu pokoknya harus jadi dan kalo bisa ceritanya dibikin kusut dan panjang , biar kita bisa untung banyak !" kata si produser.
"Sip!...pokoknya bos tenang aja !....koleksi vcd bajakan kita banyak , jadi kita bisa ngambil ide-ide itu trus kita bikin deh sinetron yang bos mau !"..."Mau sinetron kayak meteor garden,...kita bisa...mau sinetron kayak Maria mercedes bisa diatur!..asal ada duitnya , cincay ajaa !"
Pada hari H-nya dibuatlah sinetron itu..."Gimana pemainnya udah kumpul belum?!", tanya si produser. "Udah bos , tapi pemain utamanya lagi main disinetron rumah produksi lain. paling-paling empat jam lagi dia baru tiba ditempat syuting!"...
"Ah, gila apa lu semua!....kita kan mesti kejar tayang!", "Trus elo lagi nyoret-nyoret apaan tuh?" tanya sang produser ketus.
"Lagi bikin skenario bos!" jawab si sutradara syafei , "Wah payah lu...gimana karya kita bisa dipertanggung jawabkan kalau skenarionya aja bikinnya dadakan!" jawab siproduser.
"Tenang bos!..lagian selera masyarakat kita rendah ini!....yang penting pemainnya ganteng dan cantik itu udah beres!"
"Lah , itu ada yang mukanya gak menarik buat apaan?" tanya siproduser. "Buat kita tendangin, kita jorokin sampe jatuh , terus kita ketawain pas adegan perkelahian dan percintaan , biar lucu bos !".
Trus rumah gede dan mobil-mobil mewah itu?!" lanjut si produser...."Itu buat pamer aja sih bos, ....biar sinetron kita terlihat berkelas...lagian kita udah bosen ngeliat yang miskin-miskin, gak apa-apa kan jual mimpi dikit !"
"Yah udah, yang penting ini produksi dapat berjalan!...gak peduli elo seharian pada kerja, yang penting harus jadi ! " kata si produser sambil larak-lirik kepemeran figuran.
"Ssst, sini lu!"....
"Ada apa bos?!"jawab si syafei
"Siapa tuh cewek yang bohay itu?!"..."Hehehe , tenang bos!, bos tertarik?!..nanti saya kasih nomor HP-nya!".
"sip!" kata si bos bangga.
"Nah!..itu pemain utama dah datang!"..."pemain ambil posisi!, ada sedikit arahan dari sutradara" pekik asisten sutradara..
"Saudara-saudara yang saya cintai, cerita yang kita angkat kali ini adalah tentang seorang wanita miskin berwajah cantik, trus dia dicintai seorang pria kaya.. nanti si wanita konfilk sama mertuanya, pokoknya kita bikin cerita tentang orang miskin baik hati dan tertindas dan jadi kaya mendadak karena perkawinan, seru gak tuh!....semoga mereka terhibur dan melupakan sejenak kemiskinan mereka !".
Singkat cerita, setelah sinetron selesai dibuat, pada suatu hari sinetron tersebut ditayangkan pada sebuah stasiun televisi bermaskot kuntil anak.
Si Syafei sang sutradara dadakan ini, mengabarkan prestasi gemilangnya pada ketetangga sebelahnya; " keluarga Asep situkang abu gosok", "si kardi keluarga pemulung" dan "janda inah yang berprofesi sbg tukang cuci". Mereka empat keluarga rame-rame nonton sinetron syafei digubuknya yang kumuh.
Pada saat pemain utamanya menghajar pemain berwajah jelek ...si ujang kecil tepuk tangan kegirangan!...Hebaat,trus gebukin terus biar sijelek tahu diri!", jawab siujang polos. Disaat adegan pemeran cewek dan cowok pacaran di sebuah mall, anak perempuan pak asep yang ABG ngomong kebapaknya, "pak beliin baju kayak gitu dong!....bunga kan pengen gaya, biar kalau mejeng gak malu-maluin !"
Pak Asep hanya geleng-geleng kepala pada anaknya, ia terlihat memberi pengertian ke anaknya bahwa baju-baju itu mahal harganya, dan dia tak sanggup untuk membelinya.
"Bapak payah!...nyesel punya bapak kerjaannya jadi tukang abu gosok!" wajah kecewa tampak menghias hati sibunga ..kemudian ia meninggalkan ruang petak itu dengan perasaan kecil hati.
Pak asep menegur ke Syafei, "Fei..elo gimana sih!....bikin sinetron yang membumi dikit kek!....gak tahu apa, anak gue keracunan tontonan lo tuh, sekarang gimana tanggung jawab moral lu?!.
"Yah, namanya juga orang nyari duit bang!"..."Yang laku cerita gaya gitu gimana dong?!" , jawab Syafei sambil melebarkan tangannya tanda menyerah.
Tiga hari kemudian pak Asep mendatangi si Syafei dengan wajah sedih dan menangis sesegukan.
"Ada apa pak Asep?" tanya syafei heran.
Dengan terbata-bata Pak Asep bercerita , "Tadi siang sewaktu gue jualan keliling, gue lihat anak perempuan gue ...sibunga mau aja diangkut om-om hidung belang bermobil sedan!"....gue nyesel gak bisa beliin dia baju!".."elo tahu Syafei akibat dari ini semua!, elo melacurin diri lo ke produser...produser melacurin diri pada selera masyarakat, masyarakat melacur kemasyarakat...kita semua udah jadi pelacur fei!"...
Setelah cekcok mulut, akhirnya Pak Syafei dan pak Asep terlihat baku hantam, mereka saling colek-colekan golok mengakibatkan keduanya luka parah dan mati. Kesokan harinya peristiwa tersebut masuk Buser, dampakya sianak jadi putus sekolah, menyebabkan pikirannya gak bisa berkembang, udah gitu tontonannya hantu melulu.
Tiba-tiba si tuna wisma terjaga dari tidurnya..."Ternyata mimpi gak selamanya indah, biar indah sepertinya perlu dikasih sentuhan akal kali ya!"
Tema yang coba diangkat dari ilustrasi ini adalah
Agar semua komponen bangsa senantiasa mengingat dan memiliki kesadaran nurani , tentang pentingnya membangun peradaban luhur yang memiliki jati diri, dengan menampilkan tayangan yang cerdas dan edukatif, serta bukan hanya sekedar meraih keuntungan semata.
Semua hal ini bisa terwujud apabila ada kesamaan visi -antara pelaku seni dan media pendukungnya.
