Sepertinya Anda belum terdaftar di Komunitas Untuk Semua. Untuk mendaftar silakan klik di sini...

Welcome to the forums
Community
Navigation
Navigate through our site
Home
Forums
Register
Blogs
Groups
Gallery
Games
Radio & TV
Calendar
Members List
FAQ

Sponsored Links
Some words from our sponsors

Our Networks
Our sister websites
Surya Citra Media
Surya Citra Televisi
Liputan6.com
LiputanBola.com
SCTV Awards
SCTV Music Awards
Info Karir SCTV
Welcome, Unregistered.
Member Panel
Go Back   Komunitas Untuk Semua » Liputan6 » Tentang Liputan6

Tentang Liputan6 Informasi, Pengumuman dan Umpan Balik

Post New Thread  Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 21 April 2008, 08:06 PM
tiyan's Avatar
Junior Member
 
Join Date: April 2008
Location: Under d'sky
Posts: 7
Rep Power: 0
tiyan is on a distinguished road
Default Kepala Litbang yang Kurang Pengetahuan

Hari ini (21/4) Kepala Litbang Liputan 6 menulis di liputan6.com. Dalam catatannya di paragraf terakhir dia menulis :

Pengikut ajaran Ahmadiyah di Indonesia hari-hari belakangan ini sedang mengalami tuduhan sesat oleh sekelompok orang yang menggunakan lembaga MUI dan Bakor Pakem. Kalau mereka hendak disadarkan, maka kirimlah ulama, bukan politisi, apalagi milisi. Dan, negara tidak perlu ikut-ikutan supaya Marx tidak perlu memperbaiki tesisnya. Negara cukup menjalankan amanat konstitusi dan -- seperti Max Weber bilang -- menggunakan monopolinya atas penggunaan kekuasaan memaksa untuk menegakkan keamanan, ketertiban, dan keadilan.

Rupanya Pak Kepala Litbang sungguh tidak tahu kenapa Ahmadiyah dibilang sesat. Ahmadiyah bukan dituduh sesat, tapi memang benar-benar sesat. Mengaku Islam tapi tidak mengakui Muhammad Rasulullah, malah tunduk pada Mirza Ghulam Ahmad yang mengaku nabi. Juga tidak memakai Quran sebagai kitab suci, tapi merujuk buku karangan Ghulam Ahmad sebagai kitab suci. Bagaimana tidak bisa dibilang sesat?!

Dalam hal ini sebenarnya yg harus dilindungi adalah umat Islam. Agama mereka telah dinodai terang-terangan, telah diubah seenaknya oleh sekelompok orang yang mengaku Islam. Negara wajib melindungi kebebasan beragama warganya, bukan melindungi kebebasan mengacak-acak agama. Umat Islam tidak akan marah jika Ahmadiyah membentuk agama baru dan tidak memakai identitas Islam atau tidak mengaku bagian dari Islam, seperti di Pakistan.

Mohon jika ingin menyikapi suatu hal (khususnya SARA), lengkapilah dulu wawasan dan pengetahuan anda. Mempunyai opini dan menyebarkannya memang sah saja, tapi menggunakan opini secara bijak tentu lebih baik dan menentramkan.
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Sponsored Links


  #2  
Old 26 April 2008, 05:45 AM
Junior Member
 
Join Date: December 2006
Location: Balikpapan
Posts: 22
Rep Power: 0
yokogawa is on a distinguished road
Default

Quote:
Originally Posted by tiyan View Post
Hari ini (21/4) Kepala Litbang Liputan 6 menulis di liputan6.com. Dalam catatannya di paragraf terakhir dia menulis :

Pengikut ajaran Ahmadiyah di Indonesia hari-hari belakangan ini sedang mengalami tuduhan sesat oleh sekelompok orang yang menggunakan lembaga MUI dan Bakor Pakem. Kalau mereka hendak disadarkan, maka kirimlah ulama, bukan politisi, apalagi milisi. Dan, negara tidak perlu ikut-ikutan supaya Marx tidak perlu memperbaiki tesisnya. Negara cukup menjalankan amanat konstitusi dan -- seperti Max Weber bilang -- menggunakan monopolinya atas penggunaan kekuasaan memaksa untuk menegakkan keamanan, ketertiban, dan keadilan.

Rupanya Pak Kepala Litbang sungguh tidak tahu kenapa Ahmadiyah dibilang sesat. Ahmadiyah bukan dituduh sesat, tapi memang benar-benar sesat. Mengaku Islam tapi tidak mengakui Muhammad Rasulullah, malah tunduk pada Mirza Ghulam Ahmad yang mengaku nabi. Juga tidak memakai Quran sebagai kitab suci, tapi merujuk buku karangan Ghulam Ahmad sebagai kitab suci. Bagaimana tidak bisa dibilang sesat?!

Dalam hal ini sebenarnya yg harus dilindungi adalah umat Islam. Agama mereka telah dinodai terang-terangan, telah diubah seenaknya oleh sekelompok orang yang mengaku Islam. Negara wajib melindungi kebebasan beragama warganya, bukan melindungi kebebasan mengacak-acak agama. Umat Islam tidak akan marah jika Ahmadiyah membentuk agama baru dan tidak memakai identitas Islam atau tidak mengaku bagian dari Islam, seperti di Pakistan.

Mohon jika ingin menyikapi suatu hal (khususnya SARA), lengkapilah dulu wawasan dan pengetahuan anda. Mempunyai opini dan menyebarkannya memang sah saja, tapi menggunakan opini secara bijak tentu lebih baik dan menentramkan.
Makanya Pak sering-sering baca koran and nonton berita donk jangan nerima laporan dari anaknya buah aja hik....hik...
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is Off
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On




All times are GMT +8. The time now is 04:23 PM.
Powered by vBulletin®, Copyright ©2000-2008, Jelsoft Enterprises Ltd.


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73