Usul meliput pungli di bandara Sudah sangat parah sekali pungli liar di bandara terhadap pahlawan devisa Sekarang ini, selain mereka membaut jalur pungli khusus (jalur yang dibuat berbeda dengan arrival umum supaya mereka dengan bebas bisa pungli nakerwan) sekarang ini mereka bikin aturan baru, yakni nakerwan tidak boleh dijemput keluarga atau PJTKI (yang bertanggungjawab terhadap kepergian sampai kepulangan nakerwan) sangat tidak masuk akal, pembodohan dan kesewenang-wenangan yang telanjang mosok bapak ibu nya sendiri negejemput jauh-jauh dari desanya ditolak? kebijakan macam apa ini (dan kebijakan ini sudah diresmikan) tujuannya "mulia", yakni mencegah nakerwan dijemput oleh berbagai pihak yang ingin mengambil keuntungan (pihak ini pura-pura jadi keluarga nakerwan) tapi kan itu tidak sulit mengetahuinya (apakah keluarganya atau bukan), tinggal bikin aja syarat bahwa penjemput harus memperlihatkan bukti bahwa dia keluarganya, misal KTP, atau kartu keluarga, beres kan? jadi apa sebenarnya tujuan "mulia' ini? 1. makin safe dan leluasa dalam memungli nakerwan (salah satunya adalah dari transportasi mengantar mereka ke tempat tertentu) 2. bisa mengalihkan kembali nakerwan itu ke PJTKI lain (untuk kembali diproses jadi nakerwan di negara tertentu) dan mereka mendapatkan komisi yang besar dari PJTKI tersebut dan ada akal busuk telanjang apalagi di bandara? kalo yang kurang dari setahun, mereka boleh dijemput keluarga (karena mereka belum cukup banyak uang untuk dipungli) tapi kalo yang sudah lebih dari setahun tidak boleh dijemput keluarga (duitnya sudah banyak, tidak boleh pulang tanpa lolos pungli) nah kalo memang tujuannya mulia ingin membuat nakerwan safe, napa pake pake kategori tersebut? (dan yang lebih memuakkan, pemerintah bukannya melindungi, malahmemfasilitasi hukum rimba ini) dan tentu saja hal ini akan memperkaya banyak tikus gendut di bandara wong mereka adalah penghasil devisa terbesar |